Bermain drum memang mengasyikan, selain bisa mempelajari musik dan nada bermain drum juga bisa menjadi panyalur ekspresi diri. Tak heran jika ada beberapa pemula yang bahkan sudah rela beli drum saat mereka belum benar-benar bisa memainkannya. Sebab mereka tahu memukul drum bisa menjadi bentuk therapy menenangkan.
Tapi, buat yang serius bermusik pasti bukan hanya itu kan yang menjadi goal? Ada yang lebih tinggi yang ingin diraih. So, mereka terus berupaya untuk menjadi lebih baik. Tapi apa sih parameternya untuk menilai apakah kita masih pemula, intermiediate atau profesional? Setidaknya ada beberapa cara untuk kita bisa mengetes kemampuan diri:
Pertama, bercerminlah
Maksudnya lihatlah dirimu sendiri, kenali dan pahami diri. Mengenai memahami diri ada beberapa pertanyaan yang bisa kamu ajukan untuk menentukan kamu sudah ditahap mana, yakni seberapa kuat kamu bermain drum? Seberapa besar kamu menguasi teori drum? Seberapa baik kemampuan teknikmu? Dan seberapa keren kamu ketika main? Jika jawaban dari semua pertanyaan itu adalah biasa-biasa saja maka kamu masih masuk kategori pemula. Jika merasa sudah ‘baik’ berarti kamu di tahap intermediate dan jika merasa sudah ‘sangat aik’ artinya kamu adalah drummer profesional
Kedua, lihat kualitas dan kuantitas
Untuk poin ini jika kuantitas bermain kamu tinggi namun kualitas permainan rendah maka kamu masih berada ditahap pemula. Sementara saat kualitas permainan tinggi namun kuantitas justru rendah maka kamu sudah naik satu tingkat ketahap intermediate. Sedangkan jika keduanya seimbang, tentunya sama-sama tinggi selamat kamu sudah menjadi drummer profesional
Ketiga, lihat emosionalmu
Jika kamu masih tergagap ketika melakukan kesalahan artinya kamu belum percaya diri dan biasanya rasa kurang percaya diri itu muncul karena kamu tahu kemampuanmu belum seberapa. Sudah jelas kan kalau tipe seperti ini masuk kategori pemula? Sedangkan kamu yang bisa mengendalikan kegugupan saat bermain biasanya sudah tahu cara menghadapi sebuah kesalahan dan bisa bersikap profesional.
Home » drummer
Tampilkan postingan dengan label drummer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label drummer. Tampilkan semua postingan
Tips berlatih drum secara efektif

Berlatih drum membutuhkan kiat-kiat khusus karena saat berlatih drum hampir seluruh tubuh digerakkan terutama tangan dan kaki. Sehingga jika salah melatih diri yang akan terjadi adalah kamu tidak bisa mengkoordinasikan tangan dengan kaki secara baik. So, saya akan memberikan sedikit tips supaya latihan drummu menghasilkan sesuatu yang positif bukan hanya bekerja keras tanpa usaha. Mungkin tips ini seolah pengulangan saja, namun sebenarnya merupakan rangkuman dari seluruh informasi yang ada:
a. Luangkan waktu
Ketika meluangkan waktu untuk belajar drum mulailah dengan tempo lambat. Bahkan ketika sudah memahami masalah beat tetaplah bermain lambat dan pastikan untuk melakukannya dengan benar. Setelah berhasil melakukan dengan benar maka kamu mulai bisa mempercepatnya. Mencoba bermain terlalu cepat pada awal belajar hanya akan memperlambat kemajuanmu. So, luangkan waktu sesering mungkin untuk berlatih tempo
b. Menghitung dengan keras
Beberapa guru drum sering mengajarkan anak muridnya untuk berhitung dengan keras saat berlatih. Menghitung dengan keras akan memudahkan kamu mengevaluasi diri apakah sudah bermain dengan benar atau belum. Menghitung keras juga dapat mengajarkanmu tentang irama
c. Jangan Bermain sambil belajar
Idealnya ketika belajar fokuskan diri, sebaliknya ketika tampil live jangan seakan-akan sedang berlatih. Ketika berlatih juga jangan terlalu banyak main-main apalagi jika latihan dilakukan dengan berkolaborasi bersama dengan pemegang instrumen lain. Fokus pada permainan sendiri dan benahi berbagai kesalahan yang kamu lakukan. 90% kegagalan yang dialami drummer disebabkan karena latihan yang tidak fokus
d. Gunakan Metronome
Sebagian besar drummer terlalu sombong hingga menolak menggunakan metronome. Padahal keberadaan metronome sangat membantu mengajarkan kita untuk bermain stabil. So, ketika beli drum saya sarankan untuk sekaligus beli metronome agar kamu langsung paham mengenai irama
a. Luangkan waktu
Ketika meluangkan waktu untuk belajar drum mulailah dengan tempo lambat. Bahkan ketika sudah memahami masalah beat tetaplah bermain lambat dan pastikan untuk melakukannya dengan benar. Setelah berhasil melakukan dengan benar maka kamu mulai bisa mempercepatnya. Mencoba bermain terlalu cepat pada awal belajar hanya akan memperlambat kemajuanmu. So, luangkan waktu sesering mungkin untuk berlatih tempo
b. Menghitung dengan keras
Beberapa guru drum sering mengajarkan anak muridnya untuk berhitung dengan keras saat berlatih. Menghitung dengan keras akan memudahkan kamu mengevaluasi diri apakah sudah bermain dengan benar atau belum. Menghitung keras juga dapat mengajarkanmu tentang irama
c. Jangan Bermain sambil belajar
Idealnya ketika belajar fokuskan diri, sebaliknya ketika tampil live jangan seakan-akan sedang berlatih. Ketika berlatih juga jangan terlalu banyak main-main apalagi jika latihan dilakukan dengan berkolaborasi bersama dengan pemegang instrumen lain. Fokus pada permainan sendiri dan benahi berbagai kesalahan yang kamu lakukan. 90% kegagalan yang dialami drummer disebabkan karena latihan yang tidak fokus
d. Gunakan Metronome
Sebagian besar drummer terlalu sombong hingga menolak menggunakan metronome. Padahal keberadaan metronome sangat membantu mengajarkan kita untuk bermain stabil. So, ketika beli drum saya sarankan untuk sekaligus beli metronome agar kamu langsung paham mengenai irama
Posted by udah
at 12.37,
Add Comment
Read more
Lebih Mudah Mana Belajar Gitar atau Drum?
Buat kalian yang memiliki kelebihan bisa memainkan banyak instrumen musik beruntunglah karena tidak harus melalui masa-masa sulit dan memakan waktu lama dan panjang untuk mempelajari lebih dari satu instrumen musik. Tapi bagaimana jika kalian adalah seorang pemula dan ternyata memiliki ketertarikan pada dua instrumen sekaligus yakni drum dan gitar? Mana yang harus dipilih untuk dipelajari?
Kedua instrumen ini sebenarnya sama-sama mudah dipelajari, yang membedakan hanyalah harganya. Jangan kaget ketika kalian beli gitar dan ternyata harganya lebih murah dari drum, gitar tidak membutuhkan banyak perangkat seperti halnya satu set drum. Itulah yang membuat harga drum begitu mahal. Tapi para pemusik yang sudah berpengalaman menyarankan untuk memilih drum saja karena bisa melatih pergerakan seluruh anggota tubuh.
Gitar juga tidak buruk untuk dipelajari lebih dini terutama karena instrumen ini cederung lebih mudah dipelajari, sedikit berbeda dengan drum yang membutuhkan keterampilan fisik dan praktek. Mayoritas kesulitan yang dialami para drummer pemula adalah pengembangan keterampilan fisik. Ada pemahaman divisi kompleks dan sifat pola budaya yang berbeda. Namun menurut beberapa orang hal itu lebih mudah daripada pemahaman tentang harmoni.
Pemahaman harmoni baru kalian senruh ketika sudah menguasasi sedikit keterampilan fisik pada gitar, studi tentang harmoni cukup kompleks sehingga membutuhkan waktu cukup lama untuk menguasainya. Jadi intinya permainan drum lebih membutuhkan keterampilan fisik sedangkan gitar lebih ke penguasaan mental yakni selama apakah kalian mampu mempelajari materi-materi sulit dan melakukan eksplorasi dengan senar yang begitu-begitu saja.
Sebenarnya baik gitar atau drum tidak ada yang lebih sulit atau mudah, sulit atau mudahnya permainan bergantung pada hasrat atau pilihan. Jika kalian memang lebih suka drum maka drum akan menjadi instrumen yang paling mudah dipelajari, sebaliknya jika lebih berhasrat menyentuh gitar maka instrumen petik inilah yang akan kalian anggap sebagai alat musik yang paling mudah untuk dimainkan.
Kedua instrumen ini sebenarnya sama-sama mudah dipelajari, yang membedakan hanyalah harganya. Jangan kaget ketika kalian beli gitar dan ternyata harganya lebih murah dari drum, gitar tidak membutuhkan banyak perangkat seperti halnya satu set drum. Itulah yang membuat harga drum begitu mahal. Tapi para pemusik yang sudah berpengalaman menyarankan untuk memilih drum saja karena bisa melatih pergerakan seluruh anggota tubuh.
Gitar juga tidak buruk untuk dipelajari lebih dini terutama karena instrumen ini cederung lebih mudah dipelajari, sedikit berbeda dengan drum yang membutuhkan keterampilan fisik dan praktek. Mayoritas kesulitan yang dialami para drummer pemula adalah pengembangan keterampilan fisik. Ada pemahaman divisi kompleks dan sifat pola budaya yang berbeda. Namun menurut beberapa orang hal itu lebih mudah daripada pemahaman tentang harmoni.
Pemahaman harmoni baru kalian senruh ketika sudah menguasasi sedikit keterampilan fisik pada gitar, studi tentang harmoni cukup kompleks sehingga membutuhkan waktu cukup lama untuk menguasainya. Jadi intinya permainan drum lebih membutuhkan keterampilan fisik sedangkan gitar lebih ke penguasaan mental yakni selama apakah kalian mampu mempelajari materi-materi sulit dan melakukan eksplorasi dengan senar yang begitu-begitu saja.
Sebenarnya baik gitar atau drum tidak ada yang lebih sulit atau mudah, sulit atau mudahnya permainan bergantung pada hasrat atau pilihan. Jika kalian memang lebih suka drum maka drum akan menjadi instrumen yang paling mudah dipelajari, sebaliknya jika lebih berhasrat menyentuh gitar maka instrumen petik inilah yang akan kalian anggap sebagai alat musik yang paling mudah untuk dimainkan.
Posted by udah
at 11.17,
2 Comments
Read more
Pentingnya Mengembangkan Pergelangan Tangan Bagi Drummer
Seiring dengan pemahaman kalian mengenai teknik permainan drum, lambat laun kalianpun akan tahu bagaimana caranya meningkatkan kualitas permainan. Jika kalian cukup intens membaca berbagai teknik bermain drum salah satu yang paling banyak direkomendasikan untuk meningkatkan kualitas adalah mengembangkan pergelangan tangan dan juga kecepatan kaki menginjak pedal. Pengembangan pergelangan tangan berarti juga kalian akan bisa meningkatkan kecepatan stik. Untuk bisa melakukan hal ini, kalian hanya harus menguasai fondasinya.
Fondasi tentunya masih seputar single dan double stroke. Kuasai ini dulu jika kalian ingin menjadi master drummer. Untuk single stroke mungkin setiap drummer bisa melakukannya dengan baik, lain lagi dengan double stroke teknik ini sangat sulit dikuasai karena untuk melakukannya dibutuhkan kebugaran ekstra. Jika kalian ingin menguasai teknik double stroko pengembangan otot tangan dan kaki, olahraga akan sangat membantu kalian menguasai materi yang satu ini.
Kalian juga bisa menggunakan metronom untuk belajar mengatur tempo. Penggunaan metronom juga akan menghemat tenaga jadi kalian bisa bermain lebih baik. Ketika bermain dengan metronome tidak lagi ada acara memperlambat lagu atau bahkan memotong lagu karena tangan kalian punya banyak cadangan tenaga sekaligus memiliki resiko cedera lebih kecil dibanding mereka yang bermain tanpa metronom. Tapi tetap latih ya kebugaran kalian meskipun sudah ada metronom. Siapa tahu secara tiba-tiba tantangan bermain tanpa metronom datang.
Selain itu pelajari juga berbagai hal mengenai gaya bermain genre yang kalian pilih, karena bermain drum bukan hanya tentang teknik. Anda harus mengelilingi diri Anda dengan gaya musik dan drum. Untuk memahami genre yang kalian pilih kelilingilah diri kalian dengan berbagai hal yang berhubungan dengan genre tersebut, misalnya dengan mendengarkan band idola. Cara ini biasanya akan menunjukkan kalian bagaimana denyut atau nuansa genre musik tersebut. Energi pun benar-benar mengambil peran penting di sini, tanpa energi kalian akan tertinggal. Lebih baik untuk menyalurkan lebih banyak energi dan membuat kesalahan daripada gagal menyuguhkan penampilan sempurna.
Fondasi tentunya masih seputar single dan double stroke. Kuasai ini dulu jika kalian ingin menjadi master drummer. Untuk single stroke mungkin setiap drummer bisa melakukannya dengan baik, lain lagi dengan double stroke teknik ini sangat sulit dikuasai karena untuk melakukannya dibutuhkan kebugaran ekstra. Jika kalian ingin menguasai teknik double stroko pengembangan otot tangan dan kaki, olahraga akan sangat membantu kalian menguasai materi yang satu ini.
Kalian juga bisa menggunakan metronom untuk belajar mengatur tempo. Penggunaan metronom juga akan menghemat tenaga jadi kalian bisa bermain lebih baik. Ketika bermain dengan metronome tidak lagi ada acara memperlambat lagu atau bahkan memotong lagu karena tangan kalian punya banyak cadangan tenaga sekaligus memiliki resiko cedera lebih kecil dibanding mereka yang bermain tanpa metronom. Tapi tetap latih ya kebugaran kalian meskipun sudah ada metronom. Siapa tahu secara tiba-tiba tantangan bermain tanpa metronom datang.
Selain itu pelajari juga berbagai hal mengenai gaya bermain genre yang kalian pilih, karena bermain drum bukan hanya tentang teknik. Anda harus mengelilingi diri Anda dengan gaya musik dan drum. Untuk memahami genre yang kalian pilih kelilingilah diri kalian dengan berbagai hal yang berhubungan dengan genre tersebut, misalnya dengan mendengarkan band idola. Cara ini biasanya akan menunjukkan kalian bagaimana denyut atau nuansa genre musik tersebut. Energi pun benar-benar mengambil peran penting di sini, tanpa energi kalian akan tertinggal. Lebih baik untuk menyalurkan lebih banyak energi dan membuat kesalahan daripada gagal menyuguhkan penampilan sempurna.
Posted by udah
at 10.20,
Add Comment
Read more
Langganan:
Postingan (Atom)

